Jakarta (7/8) Keadaan finansial yang seringkali tidak menentu, membuat masyarakat perlu menyusun strategi untuk mempertahankan atau bahkan menginvestasikan keuangannya. Salah satunya dalam memilih kendaraan sehari-hari. Tidak hanya pertimbangan harga unit yang ingin dibeli, konsumsi bahan bahan bakar hingga perawatan berkala juga perlu dihitung.
Mobil listrik Hyundai dapat menjawab masalah tersebut, selain hemat, mobil listrik Hyundai juga ramah lingkungan dan memiliki desain yang elegan dan ciamik. Berikut keunggulan mobil listrik Hyundai :
Lebih Hemat
Mobil dengan bahan bakar listrik Hyundai terbukti lebih hemat dengan konsumsi daya yang lebih sedikit. Sebagai contoh, All New Hyundai Kona Electric yang memiliki kapasitas baterai 48,9 kWh sampai 66 kWh, yang mampu menempuh jarak 448 km hingga 602 km. Jika dihitung dengan biaya listrik PLN per 2025 sebesar Rp 1.699,53 per kWh, All New Hyundai Kona Electric hanya membutuhkan Rp186/km. Estimasi ini berlaku untuk pengisian daya yang dilakukan di rumah. Jika dibandingkan dengan mobil berbahan bakar bensin yang rata-rata menghabiskan 12 km per liternya. Berdasarkan harga bensin pertalite May 2025 yakni Rp10.000 per liter, maka mobil dengan bahan bakar bensin memerlukan biaya Rp833/km.
Garansi Service dan Gratis Servis Berkala
Mobil listrik Hyundai dilengkapi dengan perlindungan garansi kendaraan 3+1 tahun/ 100.000 km, garansi baterai 8 tahun/ 160.000 km dan gratis servis berkala selama 5 tahun/ 75.000 km (mana yang dicapai lebih dulu)
Memiliki Fitur V2L
Pengendara mobil listrik Hyundai bisa memanfaatkan energi listrik melalui port dalam kabin maupun port eksternal di luar bodi. Energi listrik ini dapat digunakan untuk berbagai aktivitas di luar ruangan, liburan hingga kegiatan UMKM.



